Pagar Teras Minimalis untuk Rumah Tampak Keren dan Modern

Pagar teras minimalis semakin banyak diminati seiring dengan semakin populernya desain hunian berkonsep minimalis di kalangan keluarga muda. Selain fungsi utamanya sebagai pengaman rumah, pagar berfungsi memberi privasi bagi penghuni dan mempercantik eksterior rumah. Tentunya pagar untuk rumah bergaya minimalis harus memiliki konsep desain yang selaras.

Desain minimalis sendiri dipilih karena memberi nuansa modern dan kekinian. Kesan modern didapat dari model pagar yang sederhana dan warna netral. Tak hanya untuk teras bawah atau halaman depan, area lain seperti balkon pun membutuhkan pagar teras lantai 2 yang senada dengan keseluruhan desain hunian.

Jenis Pagar Teras Minimalis

Pagar rumah minimalis memiliki beragam jenis berdasarkan materialnya. Berikut ini adalah beberapa jenis pagar rumah yang umum digunakan baik untuk halaman rumah atau pagar lantai 2 rumah minimalis.

Pagar Besi Tempa

Besi tempa merupakan salah satu material yang paling banyak digunakan untuk pagar rumah. Material ini terbilang cukup kuat sehingga awet dan tahan lama hingga bertahun-tahun. Bahkan dibanding bahan kayu, besi tempa dinilai lebih baik dari segi keamanan karena tidak mudah hancur, lapuk, dan melengkung, asalkan dirawat dengan baik. Selain itu besi tempa tidak rentan terhadap serangan rayap dan hewan pengerat.

Pagar Teras Minimalis Pagar Besi Tempa

Untuk hunian bernuansa modern minimalis, pagar besi tempa adalah pilihan tepat karena membuat rumah terlihat simpel namun berkelas. Selain untuk teras bawah, pagar besi tempa juga cocok untuk pagar teras lantai atas atau pagar lantai 2.

Sayangnya, harga pagar besi tempa cenderung mahal karena keawetannya. Selain itu, tanpa perawatan yang baik, pagar dapat berkarat. Tentunya hal ini akan mengurangi nilai estetika sebuah hunian. Mengecat pagar adalah cara menghilangkan karat.

Pagar Teras Minimalis Pagar Besi Tempa
Pagar Teras Minimalis Pagar Besi Tempa

Sebelum dicat, bersihkan dulu area yang berkata dengan sikat kawat dan beri sedikit mineral spirit untuk menghapus sisa karat. Lalu lap dengan air sabun dan keringkan. Setelah itu, proses pengecatan bisa dimulai. Lapisi dulu seluruh pagar dengan cat primer. Setelah mengering, lapisi dengan cat besi. Warna hitam atau putih adalah warna yang pas untuk memberikan kesan minimalis.

Pagar Teras Minimalis Pagar Besi Tempa

Pagar Kayu

Sama halnya dengan pagar besi, pagar kayu juga cocok digunakan sebagai pagar teras lantai atas dan pegangan tangga. Pagar kayu cocok bagi Anda yang menginginkan tampilan alami dan hangat. Pagar kayu bisa dicat ulang agar tidak mudah lapuk, kusam, dan berjamur.

Pagar Teras Minimalis Pagar Kayu
Pagar Kayu
Pagar Kayu

Sebaiknya pilih material kayu yang tahan debu, air hujan, dan panas matahari seperti kayu ulin atau kayu besi. Biasanya kayu dikombinasikan dengan material lain seperti besi dan batu alam agar pagar lebih kokoh. Untuk suasana yang lebih asri, Anda bisa memasang tanaman merambat pada pagar kayu.

Pagar Batu Bata

Batu bata sering digunakan sebagai material dinding rumah. Namun siapa sangka material ini juga cocok digunakan untuk pagar. Tentunya batu bata yang digunakan adalah batu bata yang dibuat dengan mesin pencetak atau teknik pabrikasi, bukan batu bata produksi tradisional. Pasalnya, batu bata hasil teknik pabrikasi lebih padat dan presisi.

Pagar Batu Bata
Pagar Batu Bata

Pagar batu bata memang tidak cocok untuk pagar lantai atas. Pagar ini lebih pas dipasang di halaman depan. Biasanya pagar batu bata digunakan pada desain arsitektur bergaya tradisional atau natural. Tetapi, baru-baru ini pagar batu bata marak diaplikasikan pada bangunan bergaya industrial.

Pagar Beton

Beton merupakan material kuat dan kokoh karena terbuat dari campuran semen, pasir, air, dan tambahan bahan kimia yang menghasilkan campuran bersifat solid. Tak heran, jika beton banyak digunakan sebagai bahan pagar eksterior.

Pagar beton sangat ideal bagi Anda yang menginginkan privasi dan keamanan tinggi. Tetapi, dari segi penampilan, pagar beton mungkin tidak semenarik pagar besi atau kayu karena material tersebut bersifat getas atau susah dibentuk sehingga penampilannya biasa saja.

Pagar Baja Ringan

Material baja ringan sudah sejak lama banyak dipilih sebagai bahan membuat pagar, rangka atap, dan beberapa bagian rumah lainnya. Jika Anda browsing dan melihat katalog model pagar teras lantai 2 minimalis, pasti pagar baja ringan sering muncul.

Pagar Teras Minimalis Pagar Baja Ringan

Baja ringan sebagai material pagar memang memiliki banyak kelebihan. Selain kuat dan tahan lama, pagar baja ringan terbilang ringan dan mudah dipasang. Selain itu, baja ringan gampang dibentuk dan disambung sehingga menghasilkan model pagar yang bervariasi. Baja ringan sering dipadukan dengan material lain seperti batu alam, kayu, dan beton agar lebih indah dan kokoh.

Biaya Pasang Pagar Teras Minimalis

Sebelum memasang pagar, tentu banyak hal yang harus dipertimbangkan. Salah satunya adalah biaya pemasangan pagar. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi harga pagar dan biaya pemasangannya seperti material pagar, ukuran, dan biaya lain-lain.

Baca Juga  Model Daun Pintu Minimalis: Jenis, Ide dan Tips Memilih

Untuk pagar besi, misalnya, harganya sangat bervariasi tergantung dari jenis besi. Standar harga pagar besi biasa adalah kisaran 500 ribu rupiah. Untuk model pagar tembok lantai 2 dengan panjang 2,5 meter dan 1,5 meter, biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli material besinya saja adalah sekitar Rp1.875.000,00.

Anda masih harus menyiapkan bujet untuk biaya lain-lain yang mencakup harga cat besi, harga kawat las, biaya tukang, dan biaya tambahan lainnya. Paling tidak, Anda harus mempersiapkan dana 2,5 hingga 3 juta rupiah untuk membeli dan memasang pagar lantai 2 minimalis berbahan besi dan berukuran 2,5 x 1,5 meter.

Tips Memasang Pagar Teras Minimalis

Langkah pertama dalam memasang pagar rumah adalah menentukan ukuran. Tanpa mengetahui ukurannya, Anda akan bingung saat membeli di toko bangunan. Tentukan berapa panjang dan tinggi pagar sesuai kebutuhan.

Setelah itu, pilih material pagar apakah Anda ingin pagar kayu, besi, beton, bambu, atau yang lain. Tentunya pemilihan material pagar harus disesuaikan dengan keseluruhan desain rumah. Misalnya jika rumah Anda bergaya modern minimalis, hindari memilih pagar kayu dengan banyak ukiran dan lekukan. Sebaiknya pilih pagar dengan desain simpel tanpa banyak ornamen.

Pemilihan jenis pagar juga harus disesuaikan dengan lokasi pemasangan pagar. Misalnya, pagar bambu tentu tidak cocok dijadikan model pagar tembok lantai atas. Untuk balkon, material besi lebih cocok. Sementara itu, untuk halaman rumah, hampir semua jenis pagar dapat dipakai.

Untuk pemasangannya, pilih jasa pembuatan dan pemasangan pagar profesional dan berpengalaman. Biasanya mereka mempunyai pegawai yang kompeten sehingga Anda nyaman berkonsultasi terkait desain dan model sesuai kebutuhan. Selain itu, jasa pembuatan pagar yang bagus pasti menyediakan material dengan kualitas terjamin sesuai standar dunia konstruksi.

Pagar memang bukan termasuk komponen utama rumah. Namun, kehadirannya sangat penting karena selain sebagai pelindung, pagar juga berfungsi mempercantik dan memperindah tampilan rumah. Pagar teras minimalis akan bernilai lebih apabila dipilih dengan tepat sehingga selain mampu memberikan keamanan dan privasi bagi penghuni rumah, pagar juga dapat memberi nilai tambah pada tampilan rumah.